Gambar 2 (Badan dan Kepala Naga) dalam proses perwujudan
Gambar 3 (ekor naga)
Bengkulu, 15 April 2007
Hari
kedua saat kami singgah di rumah seorang kawan seperjuangan sewaktu
mahasiswa dulu, di Kota Bengkulu yang saat itu terasa panas dan pengap.
Tetapi kami merasakan ada something it’s wrong, panas yang
betul-betul aneh dan sangat ganjil. Seperti hawa panasnya bumi jika akan
terjadi gempa. Radiasi panas yang menyembur dari dalam bumi dibarengi
getaran energi bumi yang terasa menekan di dalam dada. Waktu itu kami
merasakan semua tanda-tanda. Gejala alam yang hampir sama sebulan
menjelang gempa dahsat di Yogyakarta dan sekitarnya. Duh Gusti, jika Engkau izinkan pasti kamidapat
menangkap bahasaMu. Apa gerangan petunjukMu dan tanda-tanda yang dapat
kami baca sebagai bahasaMu, melalui bahasa alam…Gusti ingkang Maha
Agung. Waktu menunjukkan pukul 10.00 wib hari menjelang siang.
Hanya
berselang kurang dari satu jam kami berdoa dalam hati. Perasaanku
seolah berkata, keluarlah menuju belakang rumah, pandangilah langit.
Perhatikan apa yang akan terjadi. Ku ikuti kata nurani. Benar saja, kami
menyaksikan obyek yang letaknya tidak jauh dari tempat kami memandang
langit, tampak awan putih tipis yang bergerak cepat. Hanya dalam waktu 5
menit saja terbentuklah konfigurasi awan yang membentuk mirip ular naga
raksasa. Putih mulus, tetapi tampak bergerak seperti gelombang punggung
ular yang sedang berjalan.
Hanya
dalam waktu 5 menit pula, kemudian awan putih itu berubah wujud semakin
nyata bahkan keluar sinar berkilau dibagian kepala, mungkin itu isyarat
mata. Badan ular berkelok dan berlekuk (seperti luk keris)
jumlahnya hingga tujuh lekukan. Memanjang kebelakang kira-kira sepanjang
1 kilometer, dan di ujung ekornya menyala lagi seperti lidah api.
Sayang sekali, sepanjang badannya tidak begitu jelas karena sudut
pandangnya terpotong-potong pepohonan durian di pinggir hutan. Fenomena
itu tampak terkesan begitu rendah kira-kira tingginya kurang dari 200
meter DPL, seolah-olah dapat kami gapai dengan lambaian tangan saja.
Saking rendahnya, hingga membuat fokus pandangan kami tidak bisa lepas,
terhalang oleh banyak pohon besar.
Serta-merta
kawan saya Mas Bimo Nugroho, berlari masuk ke dalam mengambil kamera.
Hanya dalam beberapa menit saja, ekor yang tadinya menjulang vertikal ke
angkasa, berubah menjadi horisontal (seperti dalam gambar 3). Sewaktu
diambil gambar, penampilan fenomena itu sudah tidak seindah sebelumnya.
Anehnya tidak semua orang dapat melihat, padahal gambaran itu sungguh
besar bagai raksasa naga dan wujudnya jelas sekali. Kami bersukur karena
kamera kami masih bisamenangkap fenomena tersebut sekalipun tidak optimal.
Sasmita Gaib
Menjelang
fenomena itu surut perlahan, kami baru ingat kiranya perlu untuk
mencari tahu apa gerangan arti semua bahasa alam ini. Kami masuk kamar,
konsentrasi mohon petunjuk Tuhan (nayuh) kira-kira kejadian itu
pertanda apa. Seketika itu kami rasakan energi sangat besar menerpa
kami, besar sekali seperti energi bumi pada saat 1 jam sebelum gempa
bumi Yogya terjadi. Kami hampir lari keluar kamar karena masih trauma
dengan gempa Jogja 27 Mei tahun 2006 lalu. Karena energinya mencirikan
kekuatan bumi seperti gejala 1 jam menjelang gempa Jogja dulu. Belum
sempat beranjak dari duduk bersila, keburu telinga kami mendengar suara,
dalam bahasa Jawa kuno campur Indonesia. Singkatnya, gambaran
itu merupakan proyeksi dari kekuatan metafisika sebuah pusaka sejenis
keris yang bernama…..(telinga kami kurang jelas menangkap). Sebagai
pertanda atau peringatan agar supaya orang-orang lebih hati-hati, eling dan waspada. Jika berdoa yang dimohon kepada Gusti Yang Mahawisesa hanya satu ”nyuwun slamet”
(mohon keselamatan), “kata suara itu. Karena di mana-mana masih akan
terjadi gempa lebih besar, terutama di wilayah ini dan sekitarnya,
hingga akhir 2009. Wabah aneh dan segala bentuk musibah masih akan terus
terjadi, sebagai wujud bebendu (hukuman) Tuhan, karena manusia
sudah membuat kerusakan alam, tidak menghargai lagi para leluhur dan
perintis bangsa ini, dan tidak pandai bersukur. Lalu disambung masih dengan “suara tanpa rupa” dalam bahasa Jawa,“…Wolak-waliking jaman, sing ngelmune mung sak dumuk lan cubluk,gawene umuk bebener keminter, lan seneng miala, aniaya lan ngluputake liyan. Manungsa lagake wus keminter, najan mangkono ora ngerti apa kang ana sajroning samudra ? Artinya; “Zaman
serba terbalik, orang yang ilmunya hanya sebatas kulit dan sangat
bodoh, (cirinya) gemar pamer kebenaran dan merasa paling pandai, suka
menyakiti, menganiaya, dan menyalahkan orang lain. Manusia sudah
berlagak pandai, sementara apa yang ada di dalam laut saja tidak
diketahuinya”..??
Setelah
kejadian itu lalu kami keluar kamar, seolah tidak terjadi apa-apa. Kami
takut juga untuk menceritakan kepada teman-teman di Bengkulu, karena
saya bisa dianggap penyebar fitnah, provokator, atau penghasut yang
membuat resah masyarakat. Kami hanya berdoa, ya Tuhan, kami mohon
jika memang bencana-demi bencana sudah merupakan keharusan garis
takdirMu, kami mohon agar supaya masyarakat di sini (Bengkulu) tetap
dijaga, diberi keselamatan dan kesejahteraan lahir batin. Dan
ada apa gerangan bahaya dari dalam bumi, atau dari dalam laut ? Sebuah
teka-teki yg membutuhkan tindak lanjut untuk menjawabnya.
Makna Lambang Para Pemuja Setan. Hakikat makna dari par pemuja setan yang dimaksud dalam postingan ini secara luas berarti pembangkangan terhadap perintah Allah swt
dengan kecendrungan terhadap perbuatan-perbuatan yang bertentangan
dengan perintah agama dan cendrung untuk melakukan perbutan-perbuatan
yang bersifat dosa dan dilarang agama. Sedangkan secara khusus makna dari para pemuja setan ini adalah menjadikan iblis, syetan dan jin sebagai panutan dan dipertuhankan, dipuja-puja, ditaati ajarannya dan diagungkan keberadaannya.
Para
pemuja setan ini, dalam melakukan aktivitasnya dan ritualnya, sangat
terikat dengan bahasa lambang atau bahasa simbol yang merupakan
identitas komunitas atau sekte para pemuja setan tersebut. Beberapa
lambang atau simbol yang dipergunakan sebagai bahasa dan sebagai
identitas kelompok atau sekte serta sekaligus dijadikan bahasa dan media
komunikasi sesama anggota diantaranya :
1. Pentagram.
Pentagram adalah bintang bersegi lima dengan gambar kepala kabing
dengan dua tanduk ditengahnya. Gambar kepala kambing tersebut dipasang
terbalik dan ada juga yang tidak terbalik. Keduanya sama saja. Gambar
ini sebelumnya pernah terlihat pada bebarapa acara stasiun televisi Lativi( sekarang sudah tutup ) yaitu pada acara “ Dedy Corbuzier Show “ serta pada penutupan acara ada terdapat tulisan “ Pentagram school of magic “ dan pada acara “ Dunia Lain “ di Trans TV ( sekarang trans7 )
Makna dari lambang pentagram ini adalah : 1). Sudut bintang yang menggambarkan dua tanduk, bermakna Lucifer yang derajatnya sama tinggi dengan Allah. 2). Tiga sudut bintang yang dibawah bermakna tri tunggal iblis yaitu sudut yang di tengah bermakna Lucifer, sudut yang di kiri bermakna anti kristus dan sudut yang di kanan bermakna nabi-nabi palsu. 3). Disetiap sudut bintang bergambar kepala kambing, ada lima lambang kecil yang mirip rajah menggambarkan lima lambang syetan yaitu : Dracula, Zombie, Were Wolf, Vampire dan Sher Wolf
2. Salip terbalik dan Salip bulat diatasnya. Lambang ini dibuat sebagai penghinaan terhadap agama Kristen, tapi pada hakikatnya para pemuja setan ini menghina seluruh agama.
Pemakaian tanda salip sebagai bahasa lambang untuk melakukan
penghinaan, semata-mata karena kemunculan kelompok atau sekte para
pemuja setan berasal dari negara-negara yang banyak penganut agama
kristen, sehingga salip lah yang menjadi sasaran. Sedangkan lambang salip yang bulat diatasnya merupakan penghargaan untuk nazi yang kejam ( mereka juga dikenal dengan neo nazi )
3. Sigil of Baphomet. Adalah emblem spesifik dari Chuch of Satan. Dengan gambar berupa manusia tetapi berkepala seperti kambing dengan dua tanduk dan satu mahkota dan memiliki dua sayap. Lambang ini menggambarkan tradisi ritual magic
4. Angka 666. Angka 666 ini bisanya dilukiskan dikulit tubuh dengan cara tertentu, baik permanent atau pun tidak ( temporer ) di tangan, kaki, paha dan sebagainya. Angka 666 ini dalam ajaran kristen dikenal sebagai simbol kelompok anti kristus, pendosa dan pemuja setan
5. Sedangkan lambang-lambang lain yang sering juga dipergunakan oleh pera pemuja setan adalah gambar otak yang merupakan lama yang dipakai anggotanya untuk menggambarkan kematian yang menjadi bagain dari ritual mereka. Lambang otak ini sekarang dipakai oleh para pemakai narkoba terutama dari jenis heroin dan kokain
6. Gambar Ular yang mengitari bumi dengan ekor dan kepala bertemu melambangkan tekat mereka untuk menguasai bumi dengan aturan dan ajaran mereka
7. Sebagian mereka juga ada yang memakai lambang para penguasa mesir dulu seperti Piramida dan Spinx, terutama piramida yang ujungnya terpotong dan atau ada terdapat matayang menyebarkan cahaya yang melambangkan bahwa mereka adalah penyebar cahaya untuk alam semesta
Sedangkan salam mereka adalah dengan mengangkat dua jari ( jari telunjuk dan jari kelingking ) dan menggenggam jari-jari lainnya membentuk lingkaran yang bisa diterjemahkan sebagai tanduk setan (?!) dan ada juga yang memakai cara mengangkat tiga jari ( ibu jari, jari telunjuk dan jari kelingking )
Cara penyampaian salam seperti ini sangat terkenal dikalangan anak muda dengan istilah salam metal, sedangkan para pemimpin dunia yang memakai cara ini yang diindikasikan sebagai salah seorang dedengkot para pemuja setan adalah Bill Clintondan George W Bush sang Predator
Di
Indonesia, para pemuja setan ini berkembang melalui ajaran agama,
bahkan ada yang secera terang-terangan memproklamirkan agama baru dengan
mengangkat dirinya sebagai nabi atau rasul. Seperti Lia Eden, Ahmad
Musaadeq dan lain – lain.
Bagaimana
perkembangan kelompok atau sekte para pemuja setan ini di Indonesia,
dan bagaimana ciri-ciri mereka dan spesifikasi ajaran mereka serta siapa
saja yang menjadi sasaran pengembangan ajaran para pemuja setan ini ?.
Mungkin akan kita bahas dalam kajian-kajian berikut secara bersambung.
Sebelumnya silahkan menyampaikan saran dan komentar anda melalui kotak komentar yang tersedia tapi jangan spam ya.. karena komentar anda pada postingan ini akan melahirkan semangat dan motivasi tersendiri bagi myrazano dalam menggali inspirasi demi pengembangan blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini. “ Komentar anda adalah kalimat terindah dalam kajian ini “
Dewa dan Dewi Olimpus
Di bawah ini adalah daftar dewa dan dewi Olimpus:
13. Afrodit
Afrodit(Ἀφροδίτη) adalah dewi cinta, kecantikan, dan seksualitas dalam mitologi Yunani.Ada dua legenda berbeda mengenai kelahiran Afrodit. Versi pertama menyebutkan Afrodit adalah putri dari Zeus dan Dione, tapi legenda ini kurang populer. Versi kedua menyebutkan bahwa Afrodit lahir dari alat kelamin Uranus yang dikebiri oleh Kronos sang Titan.
Dione
Zeus
menikahkan Afrodit dengan Hefaistos. Mereka memiliki seorang putra(Eros)
yang menjadi Dewa Asmara. Afrodit dikisahkan berselingkuh dengan
Ares(dewa perang) hingga memiliki 2 putra yaitu Deimos dan Fobos, serta seorang putri yaitu Harmonia. Eros dan Anteros
juga sering disebut-sebut sebagai putra dari Afrodit dan Ares. Afrodit
juga memiliki banyak kekasih, salah satunya adalah Ankhises.
Uranus
Afrodit juga dikenal sebagai Kithireia(Wanita dari Kythira) dan Kipris(Wanita dari Siprus)
karena kedua tempat tersebut dianggap sebagai tempat kelahiran Afrodit.
Dalam mitologi Romawi, dia dikenal sebagai Venus dan dalam mitologi
Mesir dia dikenal sebagai dewi Hathor. Murad, burung dara, burung
gereja, dan angsa dikeramatkan untuknya.
12. Apollo
Apollo(Απόλλων, Apóllōn,
Απελλων, Apellōn) adalah dewa cahaya, musik, pemanah, pengobatan,
matahari, dan penyair dalam mitologi Yunani dan mitologi Romawi. Ia
merupakan anak dari Zeus dan Leto serta saudara kembar Artemis.
Orakelnya di Delphi sangat terkenal, banyak orang dari seluruh Yunani
yang mengunjungi orakelnya untuk mencari tahu mengenai masa depan
mereka. Dalam mitologi Etruska, dia dikenal sebagai Apullu. Apollo disembah baik oleh orang Yunani kuno maupun oleh orang Romawi kuno.
Leto
Ia
mempunyai busur yang terbuat dari emas. Pohon salam, burung gagak, dan
hewan lumba-lumba dikeramatkan untuknya. Pengobatan dan penyembuhan
dikaitkan padanya atau pada anaknya, Asklepios(dewa
pengobatan). Karena Apollo dipandang sebagai dewa yang membawa
kesehatan, penyakit wabah. Sebagai dewa musik, Apollo adalah pemimpin
para Muse(dewi musik dan nyanyian). Hermes menciptakan lira untuk Apollo
dan alat musik tersebut menjadi atribut penting Apollo. Himne yang
dinyanyikan untuk Apollo disebut paian. Pada masa Yunani kuno, terutama
pada abad ketiga SM dia dikaitkan dengan Helios(dewa matahari) dan
saudarinya, Artemis dikaitkan dengan Selene(dewi bulan).
11. Ares
Ares(Ἄρης[árɛːs],
Άρης[ˈaris]) merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Ares adalah
anak dari Zeus dan Hera yang termasuk dalam 12 Dewa Olimpus. Dua
pengawal utamanya adalah Fobos dan Deimos. Ares adalah dewa yang haus
darah dan merupakan perwujudan dari pembunuhan. Ares berkuasa atas
alat-alat perang, penyerangan, dan pertahanan kota, pemberontakan,
penjarahan, kejantanan, serta keberanian. Burung hering dan anjing
adalah binatang keramat bagi Ares. Dalam Iliad, dia muncul
dengan dikelilingi oleh berbagai penjelmaan dari kengerian perang tetapi
dalam Odyssey karakternya agak sedikit melunak. Ares juga terlibat
dalam pendirian kota Thebes. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan
nama dewa Mars. Nama Mars menjadi nama salah satu planet yang dekat
dengan bumi dan memiliki 2 bulan yang dinamai berdasarkan nama
pengawalnya(Phobos dan Deimos). Nama bulan Maret merupakan persembahan
baginya.
10. Artemis
Artemis(Ἄρτεμις)
dalam mitologi Yunani adalah dewi perburuan, alam liar, hewan liar,
keperawanan, dan perbukitan. Dia adalah pembawa dan penghalau penyakit
pada perempuan serta merupakan Dewi yang menolong dalam proses
kelahiran. Dia merupakan putri dari Zeus dan Leto, serta saudari kembar
Apollo. Dia digambarkan sebagai pemburu dan membawa busur serta anak
panah. Rusa dan pohon siprus dikeramatkan baginya. Menurut beberapa
pendapat, Artemis berasal dari masa pra-Yunani.
Hekate
Pada
perkembangan selanjutnya Artemis dihubungkan dengan Selene, dewi bulan
Yunani yang sering digambarkan dengan bulan sabit di kepalanya. Pada
akhir masa Hellenistik, dia juga dianggap sebagai dewi
kelahiran(diadaptasi dari tugas Eileithyia). Dalam mitologi Romawi dia
dikenali sebagai Diana dan dalam mitologi Etruska dia dikaitkan dengan
dewi Artume. Selain itu, dia juga dikaitkan dengan dewi Hekate.
9. Athena
Athena atau Athene(Ἀθηνᾶ, Athēnā, Ἀθηναία, Athēnaia; Ἀθηναίη, Athēnaiē; Ἀθήνη, Athēnē, Ἀθάνα, Athana, Minerva),
juga disebut Pallas Athena atau Pallas Athene(Παλλάς Αθηνά; Παλλάς
Άθήνη) dalam mitologi Yunani adalah dewi kebijaksanaan, strategi, dan
perang. Athena juga dikenal sebagai dewi yang menolong para pahlawan.
Athena adalah seorang dewi yang terlahir sebagai perempuan dewasa dan
tak pernah digambarkan sebagai anak kecil. Athena tidak memiliki suami
atau kekasih sehingga disebut sebagai parthenos(perawan),
Hefaistos pernah mencoba memperkosanya namun gagal. Kuil Parthenon di
kota Athena, Yunani adalah kuilnya yang paling terkenal.
Metis
Menurut
legenda, Athena adalah putri kesayangan Zeus(dewa terkuat). Ibunya
adalah dewi Metis yang merupakan dewi pemikiran, dan kepandaian, serta
terkenal sebagai dewi kebijaksanaan. Athena diberkahi kekuatan oleh
ayahnya, kepandaian, dan kebijaksanaan oleh ibunya.
Dalam
legenda lain Pallas dianggap sebagai ayahnya, maka ia sering diberi
gelar Pallas Athena(Παλλάς Αθηνά). Selain itu juga ada yang menyebutkan
kalau Athena berhasil membunuh Pallas dalam perang Dewa melawan Titan
sehingga diberi gelar Pallas Athena.
Medusa
Athena
pernah mengubah Medusa yang asalnya seorang gadis cantik menjadi
monster. Di kemudian hari Perseus memenggal kepala Medusa dan
memberikannya pada Athena, sang dewi lalu memasang kepala Medusa pada
perisainya atau pada Aigis.
Athena
dihubungkan oleh bangsa Etruria dengan dewi mereka yang bernama Menrva
dan kemudian diadaptasi oleh orang Romawi sebagai Minerva. Athena
ditemani oleh seekor burung hantu kecil dan dewi kemenangan, Nike. Dia
juga sering digambarkan memegang tombak.
8. Demeter
Dalam mitologi Yunani, Demeter(Δημήτηρ, Dēmētēr)
merupakan dewi pertanian dan kesuburan. Demeter mengendalikan panen,
kesuburan tanah, musim(dilambangkan dengan Horai), dan gandum. Demeter
merupakan putri dari Kronos dan Rhea. Setelah lahir, Demeter dan
saudara-saudaranya ditelan oleh Kronos, yang takut jika suatu saat nanti
tahtanya akan digulingkan oleh anak-anaknya. Demeter diselamatkan oleh
Zeus dan kadang-kadang disebut sebagai salah seorang dewa Olimpus
menggantikan Hades karena Hades lebih sering berada di dunia bawah.
Demeter adalah dewi yang mengajari manusia bercocok tanam sehingga
manusia meninggalkan cara hidup berburu dan meramunya menjadi bercocok
tanam. Rambut Demeter melambangkan bulir-bulir gandum yang merupakan
simbolnya. Demeter juga digambarkan mengenakan polos, mahkota
berbentuk lingkaran yang dikenakan oleh para dewi. Demeter memiliki
seorang anak bernama Persefone yang menjadi istri dari Hades. Konon,
kisah Persefone ini merupakan asal mula timbulnya empat musim. Saat
Persefone tinggal bersama Hades, Demeter bersedih dan bumi mengalami
musim dingin. Sementara ketika Persefone tinggal bersama Demeter,
Demeter berbahagia dan saat itulah terjadi musim semi. Demeter dan
Persefone merupakan figur utama dalam kelompok pemujaan rahasia, Misteri
Eleusis. Dalam kebudayaan Romawi, Demeter dikenal dengan nama Ceres.
Kemungkinan nama Ceres ini merupakan sumber inspirasi dari sebuah merk
bahan makanan berlapis coklat yang sering digunakan untuk melapisi roti.
Bahan makanan tersebut terbuat dari coklat berbentuk seperti butiran
padi.
Horai
Yang
menarik adalah ternyata Indonesia, khususnya Jawa memiliki sosok dewi
yang mirip dengan karakter Demeter yaitu Dewi Sri yang dikenal sebagai
dewi kesuburan.
7. Hades
Hades(ᾍδης,
Hadēs, Ἅιδης, Háidēs) adalah dewa dunia bawah dalam Mitologi Yunani.
Hades merupakan putra tertua dari Kronos dan Rhea. Dia bersama
saudara-saudaranya mengalahkan para Titan dan mengambil alih kekuasaan
atas dunia. Zeus, Poseidon, dan Hades melakukan undian untuk menentukan
tempat kekuasaan dan Hades mendapat dunia bawah. Karena asosiasinya
dengan dunia bawah, Hades sering dianggap sebagai dewa kematian meskipun
bukan. Hades juga kadang-kadang disebut sebagai dunia bawah itu
sendiri.
Kronos
Dalam
mitologi Romawi Hades disebut sebagai Pluto, Dis Pater, dan Orkus.
Sedangkan dalam mitologi Etruska dewa padanannya adalah Aita. Simbol
yang diasosiasikan dengan Hades yaitu Helm Kegelapan dan anjing
berkepala tiga, Kerberos.
Rhea
Istilah Hades dalam kekristenan dan dalam Bahasa Yunani Koine serupa dengan sheol
dalam ajaran Yahudi(שאול, kuburan atau lubang di bumi) dan merujuk pada
tempat untuk roh manusia. Sementara konsep neraka dalam agama Kristen
lebih mirip dengan konsep Tartaros dalam mitologi Yunani, bagian dari Hades yang suram, dan mengerikan, serta digunakan sebagai tempat penyiksaaan juga penderitaan.
6. Hefaistos
Hefaistos(Ἥφαιστος, Hēphaistos)
dalam mitologi Yunani adalah dewa teknologi, pandai besi, pengrajin,
pemahat, logam, metalurgi, api, dan gunung berapi. Dalam mitologi Romawi
dia dikenal sebagai Vulkanus. Hefaistos adalah putra dari Zeus dan
Hera. Dia adalah dewa yang pincang. Dia beperan sebagai pandai besi bagi
para dewa dan sering membuat berbagai alat dan senjata yang sangat
berguna bagi para dewa. Hefaistos disembah di semua pusat industri dan
manufaktur di Yunani terutama di Kota Athena. Bengkel dan pusat
pemujannya terletak di pulau Lemnos. Simbolnya adalah palu, landasan
besi, dan penjepit. Dia juga kadang-kadang digambarkan sedang memegang
kapak. Terdapat kuil Hefaistos yang terletak di dekat agora kota Athena.
5. Hera
Hera(Ἥρα
atau Ἥρη) adalah dewi pernikahan dalam mitologi Yunani. Hera merupakan
kakak perempuan sekaligus istri Zeus. Hera adalah anak dari Kronos dan
Rhea yang merupakan salah satu dari 12 Dewa Olimpus. Dalam mitologi
Romawi, Hera dihubungkan dengan Juno. Sapi dan merak adalah hewan yang
dikeramatkan untuknya. Ia digambarkan sebagai dewi yang penuh keagungan
dan penuh hikmat. Hera sering ditahtakan dan dimahkotai dengan polos(mahkota berbentuk lingkaran yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi besar).
Hera
dikenal atas sifatnya yang pencemburu dan pendendam, terutama pada
selingkuhan serta anak-anak Zeus. Hera juga pernah murka pada Pelias
karena melakukan pembunuhan di kuil Hera dan pada Paris yang tidak
memilih Hera sebagai dewi tercantik.
4. Hermes
Hermes(Ἑρμῆς)
adalah dewa pembawa pesan dalam mitologi Yunani. Hermes dilahirkan di
Gunung Kellina di Arkadia. Hermes adalah anak dari Zeus dan Maia serta
merupakan salah satu dewa Olimpus. Hermes adalah pelindung daerah
perbatasan, para pengelana, gembala, pencuri, penipu, pidato, sastra dan
puisi, olahraga, pengukuran, penemuan, serta perdagangan. Simbolnya
meliputi kura-kura, ayam jantan, sandal bersayap, topi bersayap, dan
kadukeus(tongkat yang dia dapat dari Apollo atas penemuan Lira). Dalam
mitologi Romawi, Hermes dikenali sebagai Merkurius, dewa perdagangan
yang diadaptasi dari mitologi Etruska.
Lira
Selain
menemukan lira, Hermes juga dipercaya menemukan berbagai jenis olahraga
seperi gulat, balap, dan tinju sehingga dianggap sebagai dewa atletik.
Hermes melidungi para olahragawan dan membantu atlet yang terluka. Para
pelancong juga memberikan persembahan pada Hermes sebelum bepergian
supaya perjalanan mereka aman.
Sebagai
dewa pembawa pesan, Hermes bertugas mengantarkan pesan dari para dewa
di Olimpus kepada manusia. Dia mengenakan sandal bersayap dalam
menjalankan tugasnya. Tugas membawa pesan juga dilakukan oleh Dewi Iris.
Dionisos
Hermes
juga bertugas membantu para roh menemukan jalan menuju dunia bawah.
Hermes adalah salah satu dewa yang bisa dengan bebas keluar-masuk dunia
bawah tanpa halangan, dewa lainnya yang bisa melakukan hal tersebut
adalah Hades, Persefone, Hekate, dan Thanatos.
Hermes
adalah dewa termuda kedua di antara dewa Olimpus setelah Dionisos. Pada
malam setelah dia lahir, dia mencuri ternak milik Apollo. Hermes
berhubungan dengan Afrodit dan memiliki anak bernama Hermafroditos.
3. Hestia
Dalam
mitologi Yunani, Hestia(Ἑστία) adalah dewi perapian dan keluarga. Hestia
adalah anak tertua dari Kronos dan Rhea. Hestia menerima persembahan
pertama dalam setiap ritual dalam rumah tangga. Tungku perapian
merupakan tempat suci untuknya. Dia digambarkan sebagai perempuan
sederhana yang berkerudung. Dia duduk di singgasana kayu polos dengan
bantal wol putih. Orakel Delfi awalnya merupakan tempat suci Hestia
sebelum diambil alih oleh Apollo.
Dalam
Mitologi Romawi dia dikenal sebagai Vesta, dewi yang juga melambangkan
perapian. Tidak banyak informasi mengenai Hestia dalam mitologi dan
sastra kuno, tetapi Hestia dan Vesta merupakan dewi yang penting dalam
kebudayaan Yunani atau Romawi kuno.
2. Poseidon
Dalam
mitologi Yunani Poseidon(Ποσειδῶν) dikenal sebagai dewa penguasa laut,
sungai, dan danau. Poseidon memiliki senjata berupa trisula yang bisa
menyebabkan banjir dan gempa bumi. Trisula tersebut dibuat oleh para
Kiklops semasa Titanomakhia. Poseidon juga memiliki kendaraan yang
ditarik oleh hippokampos(makhluk setengah kuda setengah ikan). Poseidon
beristrikan Amfitrit dan memiliki anak bernama Triton. Poseidon juga
adalah dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.
Kiklops
Dewa
laut Nethuns dalam mitologi Etruska diadopsi ke dalam mitologi Romawi
sebagai Neptunus: keduanya merupakan dewa padanan bagi Poseidon.
Poseidon sudah dipuja di Pylos dan Thebes sejak zaman perunggu Yunani
sebagai saudara Zeus dan Hades. Ada sebuah Himne Homeros untuk Poseidon.
Poseidon mempunyai banyak anak. Poseidon merupakan pelindung bagi
banyak kota di Yunani, meskipun dia gagal mendapatkan Kota Athena.
Binatang kesukaannya adalah kuda dan banteng. Pohon pinus dikeramatkan
baginya.
1. Zeus
Zeus(Ζεύς) atau Dias(Δίας) adalah raja para dewa dalam mitologi Yunani. Dalam Theogonia
karya Hesiodos, Zeus disebut sebagai “Ayah para Dewa dan manusia”. Zeus
tinggal di Gunung Olimpus. Zeus adalah dewa langit dan petir. Simbolnya
adalah petir, elang, banteng, dan pohon ek. Zeus sering digambarkan
oleh seniman Yunani dalam posisi berdiri dengan tangan memegang petir
atau duduk di tahtanya. Zeus juga dikenal di Romawi Kuno dan India kuno.
Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.
Zeus
adalah anak dari Kronos dan Rea serta merupakan yang termuda di antara
saudara-saudaranya. Zeus menikah dengan adik perempuannya, Hera yang
menjadi dewi penikahan. Zeus terkenal karena hubungannya dengan banyak
wanita dan memiliki banyak anak. Anak-anaknya antara lain Athena,
Apollo, dan Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hefaistos, Persefon, Dionisos,
Perseus, Herakles, Helene, Minos, serta Mousai.
Zeus
membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua
saudaranya, Poseidon yang menjadi dewa penguasa lautan, dan Hades yang
menjadi dewa penguasa dunia bawah(alam kematian). Pendapat lain
mengatakan bahwa pembagian tersebut dilakukan berdasarkan undian yang
dilakukan tiga dewa tersebut.
Zeus
dikaitkan dengan dengan dewa Jupiter dari mitologi Romawi, dewa Amun
dari mitologi Mesir, dewa Tinia dari mitologi Etruska, dan dewa Indra
dari mitologi Hindu. Zeus, bersama Dionisos dihubungkan dengan dewa
Sabazios dari Frigia yang dikenal sebagai Sabazius di Romawi.
Suatu teori menyatakan bahwa mitos adalah catatan peristiwwa bersejarah yang dilebih-lebihkan.
Menurut teori ini, penutur cerita melebih-lebihkan peristiwa sejarah
secara terus-menerus sampai akhirnya figur dalam sejarah tersebut
memperoleh status setara dewa. Misalnya, mungkin seseorang boleh berpendapat bahwa mitos dewa angin Aeolos berasal dari sejarah mengenai raja yang mengajarkan cara menggunakan layar dan menafsirkan arah angin kepada rakyatnya.[30]Herodotos (abad ke-5 SM) dan Prodikos mengklaim hal semacam ini. Teori ini disebut "euhemerisme" menurut nama ahli mitologi terkenal, Euhemeros (sekitar 320 SM), yang berpendapat bahwa dewa-dewi Yunani berkembang dari legenda tentang manusia.
Alegori
Beberapa teori menyatakan bahwa mitos dimulai sebagai suatu alegori. Menurut suatu teori, mitos-mitos bermunculan sebagai alegori tentang fenomena alam: Apollo melambangkan Matahari, Poseidon melambangkan lautan, dan sebagainya. Menurut teori lainnya, mitos bermula sebagai alegori untuk konsep filosofis maupun spiritual: Athena melambangkan keadilan dan kebijaksanaan, Afrodit melambangkan hasrat, dan sebagainya. Sanskritis abad ke-19, Max Müller
mendukung teori alegoris mitos. Ia menyakini bahwa mitos bermula
sebagai deskripsi alegoris mengenai keadaan alam, namun perlahan-lahan
diinterpretasikan secara harfiah:
misalnya, secara puitis, laut digambarkan sebagai sesuatu yang penuh
gejolak, sehingga laut diyakini sebagai dewa yang pengamuk.
Dalam mitologi Yunani, malam dan siang hari dipersonifikasikan sebagai seorang dewi.
Beberapa pemikir percaya bahwa mitos merupakan hasil personifikasi
kekuatan dan benda mati. Menurut pemikiran ini, orang purba memuja
fenomena alam seperti api dan udara, dan perlahan-lahan menggambarkannya
sebagai dewa. Contohnya, menurut teori pemikiran mitopeia, orang purba cenderung memandang "sesuatu" sebagai "seseorang", bukan benda belaka; maka dari itu, mereka menggambarkan kejadian alam sebagai akibat tindakan dewa tertentu, sehingga menghasilkan suatu mitos.
Teori mitos-ritual
Menurut teori mitos-ritual, keberadaan mitos sangat erat dengan ritual. Teori ini mengklaim bahwa mitos muncul untuk menjelaskan ritual. Klaim ini pertama kali dicetuskan oleh sarjana biblikal William Robertson Smith.
Menurut Smith, orang-orang mulai melaksanakan suatu ritual untuk alasan
tertentu yang tidak ada hubungannya dengan mitos; kemudian, setelah
mereka melupakan alasan sebenarnya mengenai pelaksanaan ritual tersebut,
mereka mencoba melestarikan ritual tersebut dengan menciptakan suatu
mitos dan mengklaim bahwa ritual tersebut dilaksanakan untuk mengenang
kejadian yang diceritakan dalam mitos. Antropolog James Frazer
memiliki teori yang sama. Frazer percaya bahwa manusia primitif mulai
percaya pada hukum-hukum gaib; kemudian, ketika manusia mulai kehilangan
keyakinannya mengenai sihir, mitos tentang dewa diciptakan dan
mengklaim bahwa ritual magis kuno adalah ritual keagamaan yang dilakukan
untuk menyenangkan hati para dewa.
Fungsi
Mircea Eliade berpendapat bahwa salah satu fungsi penting mitos adalah untuk membangun suatu model perilaku
dan bahwa mitos dapat memberikan pengalaman religius. Dengan
menceritakan atau memeragakan mitos, anggota suatu masyarakat
tradisional dapat merasa lepas dari masa kini dan kembali lagi ke zaman
mitis, sehingga membawa mereka dekat dengan ilahi. Lauri Honko
menegaskan bahwa dalam beberapa kasus, suatu masyarakat akan
menghidupkan kembali suatu mitos untuk menciptakan kembali suasana zaman
mitis. Sebagai contoh, akan diperagakan kembali penyembuhan yang
dilakukan dewa pada zaman purba dalam upaya penyembuhan seseorang pada
masa kini. Tak jauh berbeda, Roland Barthes
berpendapat bahwa budaya modern mengeksplorasi pengalaman religius.
Karena tugas sains bukanlah menegakkan moral manusia, suatu pengalaman
religius adalah upaya untuk terhubung dengan perasaan moral pada masa
lalu, yang kontras dengan dunia teknologi pada zaman sekarang. Joseph Campbell
menyatakan mitos memiliki empat fungsi utama: Fungsi Mistis—menafsirkan
kekaguman atas alam semesta; Fungsi Kosmologis—menjelaskan bentuk alam
semesta; Fungsi Sosiologis—mendukung dan mengesahkan tata tertib sosial
tertentu; dan Fungsi Pendagogis—bagaimana menjalani hidup sebagai
manusia dalam keadaan apa pun.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lukisan Penciptaan Adam di Kapel Sistina, Vatikan. Seperti kisah penciptaan Adam,
suatu mitos dianggap sebagai kisah suci dan diyakini kebenarannya oleh
komunitas penganutnya, namun belum tentu diyakini oleh komunitas lain
yang memiliki mitologi yang berbeda.[1]
Pelaku utama yang diceritakan dalam mitos biasanya adalah para dewa, manusia, dan pahlawan supranatural.[5][6][7] Sebagai kisah suci, umumnya mitos didukung oleh penguasa atau imam/pendeta yang sangat erat dengan suatu agama atau ajaran kerohanian.[5]
Dalam suatu masyarakat dimana mitos itu disebarkan, biasanya suatu
mitos dianggap sebagai kisah yang benar-benar terjadi pada zaman purba.[8][6][9][10]
Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang memiliki dua kategori kisah
tradisional: "kisah nyata" atau mitos, dan "kisah dongeng" atau fabel.[11][12] Umumnya mitos penciptaan berlatar pada masa awal dunia, saat dunia belum berbentuk seperti sekarang ini,[5] dan menjelaskan bagaimana dunia memperoleh bentuk seperti sekarang ini[13][14] serta bagaimana tradisi, lembaga dan tabu ditetapkan
sumber by : https://id.wikipedia.org/wiki/Mitos